koleksi ilmu-ilmu hikmah,kisah 2 tokoh sufi.teknologi tips n trik dll

Selasa, Juli 12, 2016

SEJARAH BERDIRINYA PESANTREN DI CIREBON DIMASA PENJAJAHAN BELANDA

Salam sejahtera kepada pengunjung blog stroom09, kali ini saya akan  menuliskn kembali  sejarah berdirinya pesantren di cirebon di masa penjajahan belanda. yuk kita simak aza ceritanya
menurut sejarah bahwa sejak tahun 1667 M. Belanda berhasil menguasai Kerajaan Caruban Nagari/ Keraton Pakungwati (Cirebon) dan dimasa penjajahan Belanda Cirebon terbelenggu, karena segala aktifitas Kerajaan diawasi dan diatur oleh Belanda, bahkan Kerajaan Caruban Nagari/ Keraton Pakungwati dipecah menjadi 3 (tiga) yaitu Keraton Kasepuhan, Keraton Kanoman dan Keraton Kacirbonan dan Kerajaan dikendalikan oleh Belanda, para pejabat Kerajaan terkekang sampai rakyat banyak yang menderita, sehingga para Sultan dan para Pinangeran yang hatinya berontak banyak yang keluar dari Keraton untuk menyusun kekuatan dengan cara mendurikan pesantren yang lokasinya di tengah tengah hutan untuk mengatur pembrontakan melawan Belanda dengan menggunakan taktik perang gerelia diantaranya:
1. Mendirikan pesantren di Ciwaringin yang didirikan oleh Pangeran Jati Raga (Kiai Jatira) generasi ke 7 dari Syeh Syarif Hidayatullah.
2. Mendirikan pesantren di Buntet yang didirikan oleh Kiai Mukoyyim generasi ke 11 dari Syeh Syarif Hidayatullah.
3. Mendirikan pesantren di Kempek didirikan oleh Kiai Harun generasi ke 12 dari Syeh Syarif Hidayatullah.
4. Mendirikan pesantren di Benda Kerep didirikan oleh Kiai Khotib Sani (Mbah Sholeh) generasi ke 12 dari Syeh Syarif Hidayatullah.
5. Mendirikan Pesantren di Lontang Jaya didirikan oleh Sultan Sepuh Hasanudin (Kiai Salbiyyah) generasi ke 12 dari Syeh Syarif Hidayatullah.
6. Mendirikan pesantren di Cikalahang didirikan oleh Kiai Madrawi (Kiai Barmawi) generasi ke 13 dari Syeh Syarif Hidayatullah.
7. Mendirikan pesantren di Balerante didirikan oleh Kiai Rumli generasi ke 13 dari Syeh Syarif Hidayatullah.
Dengan semangat juang para santri yang digembleng oleh para Kiai keturunan Syeh Syarif Hidayatullah dengan menggunakan taktik perang gerelia ini terjadi pertempuran sengit yang disebut PERANG KEDONDONG, perang Kedondong terjadi sejak tahun 1811 M. - 1818 M. jauh jauh hari sebelum terjadinya perang diponegoro, perang Kedondong dikomandoi oleh Sultan Sepuh Hasanudin (Kiai Salbiyyah) yang keluar dari Keraton Kasepuhan dan dipimpin oleh Sultan Carbon Amiril Mukminin yang keluar dari Keraton Kacirbonan dan dibantu oleh pasukan santri yang dikordinir oleh Kibagus Jabin, Kibagus Nairem, Kibagus Rangin, Kibagus Serrit, dan Kibagus Kundor yang mengakibatkan Belanda kalah, namun menurut PH. Van Der Kemp bahwa Letkol Tacts dengan beslit tgl 8 Pebruari 1818 No. 1 diperintahkan agar tidak mengumumkan kepada publik dan tidak memberitakan kekalahan perang di Cirebon kepada Kapten Elout dan Letnan Barneman, sehingga peristiwa perang Kedondong tidak tercatat dalam buku sejarah perjuanagn bangsa di Indonesia, sehingga sejarahnya diputar balikkan oleh antek antek Belanda dan dibuat seolah olah di Cirebon tidak ada perlawanan dan tidak ada pahlawan, inilah penghiyanatan yang sanagat menyakitkan hati kami dan hati para pejuang leluhur kami.
untuk keterangan yang lebih jelas dan mendetilnya kami aturi untuk membaca buku SEJARAH KERAJAAN CARUBAN NAGARI DAN PESANTREN DI CIREBON,

sumber:TS. RAJA CARUBAN NAGARI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

stroom09@gmail.com

KLINIK CENAYANG STROOM09

KLINIK CENAYANG STROOM09
KLINIK CENAYANG STROOM09

pengunjung

RENTAL MOBIL CIREBON

RENTAL MOBIL CIREBON
RENTAL MOBIL CIREBON,TAXI ONLINE CIREBON,SEWA MOBIL CIREBON MINAT HP/WA :089537731979

Total Tayangan Halaman